Selasa, 21 Oktober 2014

cara membuat watermark dengan teks

Watermark merupakan teks atau gambar yang muncul di bagian latar dokumen, yang berguna untuk menambah daya tarik atau memberikan identitas pada dokumen tersebut, misalnya menandai dokumen tersebut sebagai Draft.

Kita langsung saja ke cara membuatnya aja yach biar cepet... he
Nah, gini caranya bro...
1. Aktifkan dulu Ms. word nya, sesudah itu cari Page Layout tab, 
    lalu ke Page Background group, pilih klik Watermark.
 
 2. Lakukan hal berikut:
     > —Jika ingin menggunakan watermark yang sudah tersedia di galeri, seperti teks  
       Confidential atau Do Not Copy, klik pada teks tersebut.  
     > Jika ingin membuat teks tersendiri, klik Custom Watermark untuk membuka  
        kotak dialog Printed Watermark.

 
3. Klik Text watermark dan lakukan hal berikut:

> Klik pada kotak di samping Text, ketik teks yang diinginkan.

> Atur format pada Font (tipe font), Size (ukuran), dan Color (warna).

> Atur Layout watermark.
                   > Klik OK bila sudah selesai.

Jumat, 17 Oktober 2014

Tidak Bisa Conenct ke Internet walaupun Modem sudah Conect

beberapa hari kemarin, saya mempunyai masalah dengan laptop, Ini mungkin salah satu masalah yang ditemui oleh teman-teman pengguna Windows 7, walaupun modem sudah conect tetapi semua browser tidak bisa conect ke internet. Saya sudah mencoba bermacam cara tp tidak berhasil, sampai saya ketemu postingan tentang masalah ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, temen-temen bisa mencoba dengan cara berikut :

1. pada search, lalu ketik "cmd"
2. klik kanan, run as administrator
3. setelah itu ketik "netsh int ip reset resetlog.txt" dan tekan ENTER
4. selanjutnya ketik "netsh winsock reset" dan tekan ENTER

untuk merasakan efeknya, setelah selesai restart komputer, dan coba kembali modem temen-temen... semoga berhasil,
klo saya sih berhasil. . . katanya sih bisa nambahin kecepatan browsing lho....
klo pengen lebih jelas baca di link ini

Kamis, 09 Oktober 2014

Buku Kurikulum 2013 untuk RPL dan TKJ

Buat bapak ibu guru atau siswa yang sedang mencari buku kurikulum 2013 RPL dan TKJ, ini saya menemukan Link-nya. Buku yang ada diantaranya:
1. Administrasi Server
2. Simulasi Digital
3. Jaringan Dasar
4. Pemograman berorientasi objek
5. pemograman web
6. pengolahan citra digital
7. perakitan komputer
8. sistem operasi jaringan
9. sistem operasi
10. teknik pemograman
11. basis data
12. desain multimedia
13. animasi 2D
buku ini bisa di download di
>> Link 1
>> Link 2

Jumat, 26 September 2014

Buku Kurikulum 2013 SMK Teknik Kendaraan Ringan

Kurikulum 2013 sekarang sudah wajib bagi seluruh sekolah di indonesia,
Bagi Bapak atau Ibu guru yang mengajar di SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan mungkin kebingungan untuk mencari bahan ajar yang sesuai dengan silabus kurikulum 2013 ini.
Mungkin saya akan berbagi link untuk mendownload buku kurikulum 2013 untuk SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan, silahkan download di sini.
Semoga bermanfaat yach.

Selasa, 29 Oktober 2013

Sistem pengapian kondensator (kapasitor) atau CDI (Capacitor Discharge Ignition)



Sistem pengapian kondensator (kapasitor) atau CDI (Capacitor Discharge Ignition) merupakan salah satu jenis sistem pengapian pada kendaraan bermotor yang memanfaatkan arus pengosongan muatan (discharge current) dari kondensator, guna mencatudaya Kumparan pengapian (ignition coil).
Pada Sistem pengapian magneto terdapat beberapa kekurangan, yaitu:
  1. Kumparan pengapian yang dipakai haruslah mempunyai nilai Induktansi yang besar, sehingga unjuk kerjanya di putaran tinggi mesin kurang memuaskan.
  2. Bentuk fisik kumparan pengapian yang dipakai relatif besar.
  3. Pemakaian kontak pemutus (breaker contact) menuntut perawatan dan penggantian komponen tersendiri.
  4. Membutuhkan Pencatu daya yang mempunyai keluaran dengan Beda potensial listrik yang relatif rendah dan Kuat arus listrik yang relatif besar. Hal ini menuntut pemakaian komponen penghubung yang mempunyai nilai Resistansi serendah mungkin.
Walaupun pada nantinya dikembangkan Sistem pengapian transistor atau TSI (Transistorized Switching Ignition) atau TCI (Transistor Controlled Ignition) yang menggunakan transistor untuk menggantikan kontak pemutus, perlahan-lahan kurang diminati seiring dengan kemajuan teknologi.

Cara kerja

Awalnya sebuah pencatu daya akan mengisi muatan pada kondensator dalam bentuk Arus listrik searah sampai mencapai beberapa ratus volt. Selanjutnya sebuah pemicu akan diaktifkan untuk menghentikan proses pengisian muatan kondensator, sekaligus memulai proses pengosongan muatan kondensator untuk mencatudaya kumparan pengapian melalui sebuah Saklar elektronik.
Karena bekerja dengan secara elektronik, sebagian besar komponennya merupakan komponen-komponen elektronik yang ditempatkan pada Papan rangkaian tercetak atau Printed Circuit Board (PCB), lalu dibungkus dengan bahan khusus agar terlindungi dari kotoran, uap, cairan maupun panas. Banyak orang yang menyebutnya modul CDI (CDI module), kotak CDI (CDI box), atau "CDI" saja.
Berdasarkan pencatu dayanya, sistem pengapian CDI terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
  1. Sistem pengapian CDI AC yang merupakan dasar dari sistem pengapian CDI, dan menggunakan pencatu daya dari sumber Arus listrik bolak-balik (dinamo AC/alternator).
  2. Sistem pengapian CDI DC yang menggunakan pencatu daya dari sumber arus listrik searah (misalnya dinamo DC, Batere, maupun Aki).

Bagian-bagian sistem pengapian

Berikut bagian-bagian yang bisa ditemui (atau mungkin beberapa diantaranya terkadang tidak dipakai karena sesuatu hal) di dalam suatu sistem pengapian CDI:
  1. Kumparan pengisian (charging coil).
  2. Kumparan pemicu (trigger/pulser coil).
  3. Penyearah (rectifier).
  4. Baterai (battery).
  5. Sekering (fuse).
  6. Kunci kontak (contact switch).
  7. Kondensator (capacitor).
  8. Saklar elektronik (electronic switch).
  9. Pengatur/penyetabil tegangan (voltage regulator/stabilizer).
  10. Transformator penaik tegangan (voltage step up transformer).
  11. Pengubah tegangan (voltage converter/inverter).
  12. Pelipat tegangan (voltage multiplier).
  13. Kumparan pengapian (ignition coil).
  14. Kabel busi (spark plug cable).
  15. Busi (spark plug).
  16. Sistem pengawatan (wiring system).
  17. Jalur bersama (common line).

Ada banyak ragam modul CDI dibuat, pada dasarnya harus memenuhi kebutuhan yang diminta kumparan pengapian dan secara tidak langsung harus menunjang pembakaran seoptimal mungkin, dengan cara mengatur besarnya arus, tegangan dan durasi dari proses pengisian dan pengosongan muatan kondensator. Hal ini menentukan besarnya pasokan daya untuk kumparan pengapian dan juga Pewaktuan pengapian (ignition timing).

Selasa, 01 Oktober 2013

Tips Mengerjakan Soal Ujian


Ketika menghadapi sebuah ujian tertulis, contoh saja Ujian Nasional, terkadang kita bingung bagamina langkah awal yang harus kita lakukan pada saat mengerjakan. Untuk itu disini saya akan memberikan tips sederhana yang mungkin berguna bagi teman-teman yang sedang atau akan menghadapi tes tertulis.
  1. Carilah soal yang materinya kalian kuasai
  2. Mulai dari soal yang paling mudah
  3. Tentukan target minimal nilai yang harus dicapai. Contoh nilai min. 7, jika jumlah soal 40 maka jumlah soal yang harus terjawab dengan baik dan benar adalah 28 soal.
  4. Jika target minimal sudah terasa tercapai, gunakan sisa waktu untuk menjawab soal yang tersisa sebisa mungkin.
Selamat mencoba, semoga berhasil dan jangan lupa berdo'a karena apapun bisa terjadi jika Tuhan menghendaki.